5 Hal Menarik Figur Verbal AMBUSH, Musisi Sekaligus juga Desainer

Beberapa terakhir ini, rapper asal Korea Selatan, Sik-K ikut dalam lagu ” Tell Me, Tell Me ” punya kelompok elektronik M-Flo. Salah satunya anggota dari M-Flo yakni Verbal yang miliki nama asli Ryu Young Ki. Buat fans musik serta fashion semestinya gak asing memandang figur pria kelahiran Tokyo 1975 ini. Berikut 5 hal menarik dari Verbal AMBUSH yang mesti kamu mengerti.

1. Salah satunya anggota Teriyaki Boyz

Kelompok Teriyaki Boyz adalah kelompok asal Tokyo yang diinisiasi oleh Nigo, pendiri merk BAPE yang kondang di golongan pencinta street wear. Teriyaki Boyz sudah mencatatkan beberapa prestasi diawalnya tahun 2000an, adalah isikan soundtrack ” Fast and Furious : Tokyo Drift “, gak cuma itu mereka sempat bekerjasama dengan rapper populer Kanye West.

Dalam kelompok ini, dianya adalah seorang rapper dalam kelompok. Kepiawaian Verbal dalam berbahasa Inggris serta Jepang bikin kelompok ini makin kondang di golongan beberapa anak muda masa itu. Tidak hanya kondang dengan musik mereka yang unik, Teriyaki Boyz pun kondang dengan model fashion mereka yang swag.

Sayangnya, Teriyaki Boyz cuma keluarkan dua album mulai sejak kiprah mereka pada tahun 2005, tapi karya mereka seperti ” Tokyo Drift “, serta ” I Still Love Her ” ft Kanye West masih terdengar classic buat pencinta musik Jepang.

2. Pendiri merk AMBUSH

Verbal serta istrinya Yoon dirikan satu merk AMBUSH pada tahun 2008. Merk ini tampilkan model Tokyo yang unik. Beberapa musisi populer seperti Kid Cudi, Kanye West serta Pharrell Williams lantas pernah gunakan aksesoris dari AMBUSH. Beberapa aktris K-Pop seperti G-Dragon pernah juga mengerjakan kombinasi dengan AMBUSH. Gak cuma itu, AMBUSH pun sudah bekerjasama dengan beberapa merk populer seperti Off-White serta Uniqlo.

3. Anggota M-Flo

Kelompok M-Flo adalah kolektif yang beranggotakan Taku Takahashi, Verbal serta Lisa. Taku adalah DJ dari M-Flo, dan Verbal miliki tempatnya untuk rapper serta Lisa yakni penyanyi terutamanya.

Pada awal tahun 2000an kelompok ini benar-benar kondang, mereka juga pernah bekerjasama bersama-sama beberapa musisi seperti Crystal Kay, BoA, Ayumi Hamasaki, Taeyang, 2NE1, Jinnusean serta J. Balvin.

Tahun 2020 ini, M-Flo kembali menghibur fansnya dengan nuansa yang lebih fresh serta muda. Beberapa terakhir ini, M-Flo keluarkan lagu baru ” Tell Me, Tell Me ” yang mengajak musisi muda Jepang, Eill serta Taichi Mukai. Tak main-main, M-Flo pun mengajak rapper asal Korea Selatan, Sik-K yang naik daun.

Baca Juga : 7 Rujukan Lagu Manis yang Romantis untuk Pesta Resepsimu

4. Anggota Honest Boyz

Verbal (MC), Sway (MC), Mandy (MC) serta Nigo (DJ). Anggota-anggota dari Honest Boyz ini pula terhimpun dengan kelompok seperti Doberman Infinity, Teriyaki Boyz serta EXILE.

Kelompok ini miliki nuansa hip-hop yang unik serta fresh. Pada tahun 2018, mereka lantas sempat bekerjasama dengan Pharrell Williams lewat lagu ” Tokyo Dip “. Gak cuma itu, mereka pun isikan soundtrack Detective Pikachu yang mengajak rapper Lil Uzi Vert.

5. Anggota PKCZ

Verbal pun ikut gabung dalam anggota PKCZ, kelompok ini beranggotakan Hiro dari EXILE, Verbal, DJ Makidai serta DJ Daruma. PKCZ sesuatu kolektif musik serta fashion, model mereka lantas dapat di sebut cukup eccentric tapi tampil indah.

Waktu lalu, PKCZ juga pernah bekerjasama dengan bekas anggota 2NE1, CL. Lewat lagu ” Cut It Up ” Verbal pun memberikan kekuatannya untuk musisi yang berkemampuan. ” Cut It Up ” sendiri pun adalah project bersama-sama Afrojack, Afrojack sudah bekerja sama-sama dengan David Guetta, Madonna serta Mike Brown.

Tersebut 5 hal menarik dari Verbal yang gak cuma cakap dalam bikin musik, dianya pun adalah seorang desainer dengan multitalenta.

7 Referenshi Music Yang Manis dan Romantis Untuk Acara Pernikahan

Peristiwa indah pada hari jadi nikah pasti tetap dikenang selama hidup. Pasangan akan mengucap janji untuk sehidup semati dalam menjalin hubungan yang bahagia. Tiap masa lalu akan terukir indah demi cerita di masa yang akan datang. Situasi haru menyelimutinya ke-2 raja serta ratu satu hari dengan iringan lagu yang syahdu. Kemudian, Musik apa yang perlu kamu jadikan sebagai pengiring saat hari bahagiamu nanti? Ada banyak daftar lagu yang boleh jadi lagu kesukaan kamu.

1. Janji Suci – Yovie & Nuno

Siapa coba yang tidak akan meleleh waktu dengar lagu ini saat kekasih pujaannya mengucapkan janji sucinya? Lirik musik yang benar-benar cocok untuk hari pernikahan, tidak hanya melodinya yang melankolis. Lagu ini di aransemen oleh composer andal, Yovie Widianto. Walau lagu usang keluaran tahun 2007, Janji Suci terhitung lagu hits untuk iringan pernikahan.

2. Akad – Payung Teduh

Lagu yang terkenal di youtube ini seringkali di cover untuk hari bahagia. Iringan lagu yang menganakemaskan telinga ini bawa situasi pernikahan makin hidup. Ketukan suaranya cukup nge-beat serta ajak pendengar berbahagia pada hari sekali seumur hidup. Lagu yang dibawakan penyanyi namanya Is ini launching tahun 2017 serta dipandang lagu romantis untuk sang pujaan hati.

3. A thousan Years – Christina Perry

Tidak hanya lagu Indonesia, lagu barat punya vokalis Amerika ini juga sempat bersama soundtrack film Twilight Saga, berjudul A Thousand Years. Liriknya mengutamakan seorang yang akan menyukai kekasihnya beberapa ribu tahun serta lebih. Romantis kan? Lagu yang keluar tahun 2011 ini dapat juga masuk dalam daftar lagu istimewa pernikahanmu.

4. I Belong To You – Jacob Lee

Lagu barat yang baru launching tahun 2018 ini mungkin belum terdengar familiar. Di video klipnya, lagu ini memvisualisasikan ruang pernikahan yang serba putih serta hiasan ornamen bunga serba putih juga. Cukup menggambarkan situasi suci dalam pernikahan. Lirik serta alunan musiknya juga enak didengarkan.

5. Perfect – Ed Sheeran

Tiap lagu yang dibuat serta dinyanyikan oleh vokalis Inggris ini sebagian besar meledak di pasar. Tidaklah heran, sebab lagu-lagunya benar-benar sentuh perasaan beserta lirik serta melodinya yang indah. Salah satunya lagu yang bisa saja daftar putar pada hari pernikahan, memvisualisasikan perasaan seorang lelaki yang jatuh hati pada pasangannya apa yang ada.

Baca Juga : 10 Lagu K-Pop yang Paling Terkenal serta Digilai Banyak Orang Selama 2018. Mana Favoritmu?

6. Akhirnya Ku Menemukanmu – Naff

Seuntai lirik lagu ini terdengar romantis dengan lantunan musik pop yang dinyanyikan oleh Naff Band. Lagu tahun 2006 ini selaras perasaan tiap kekasih yang sudah temukan belahan jiwanya. Walau lagu usang , tidak kuno bila dimainkan waktu hari pernikahan datang.

7. Beautiful in white – Westlife

Lagu barat usang yang dinyanyikan oleh Westlife benar-benar dalam liriknya. Lagu ini sangat sukses sebab populer serta masukdalam daftar penelusuran di Asia jadi lagu pernikahan. Lagu yang dicatat oleh Shane Filan ini dibikin demonya tahun 2006, serta saat ini sama dengan lagu pernikahan.

Jadi, lagu mana yang akan kamu bawakan saat hari pernikahanmu kelak? Tetapi yang penting, janganlah lupa mencari calon pasangan dahulu ya. Masa’ lagu pernikahannya sudah ada tetapi rekan bersanding justru belum punya~

10 Lagu K-Pop yang Paling Terkenal serta Digilai Banyak Orang

Tahun 2018 akan selekasnya masuk pengujungnya. Selama setahun 2018, banyak karya mengagumkan yang lahir serta dibuat oleh musisi atau idol di dunia K-Pop. Karya-karya itu, pasti dapat membuat musik K-Pop bisa diterima oleh publik yang lebih luas. Dari banyaknya karya yang berbentuk lagu itu, berikut 10 lagu yang paling baik di dunia K-Pop selama setahun 2018 versus penulis:

1. NCT U-Boss

NCT U, keluarkan karya pertamanya di tahun 2018 dengan lagu yang berjudul ‘Boss’. NCT U adalah salah satunya sub-unit dari boy grup punya SM Entertaiment, yaitu NCT (Neo Culture Technology) yang aktif semenjak tahun 2016.

Dalam lagu ‘Boss’ yang dikeluarkan pada 18 Februari lantas itu, NCT U mengenalkan dua anggota paling baru mereka, yaitu Lucas serta Jeongwoo. ‘Boss’ adalah lagu pertama dari enam lagu yang terhitung dalam album mereka, yaitu ‘NCT 2018 Empathy’.

Sampai November 2018, MV dari lagu ‘Boss’ yang diupload di Youtube mempunyai jumlahnya pemirsa sekitar 61 juta serta jadi MV NCT yang mempunyai jumlahnya pemirsa terbanyak.

2. Pentagon-Shine

‘Shine’, adalah lagu pertama Pentagon pada tahun 2018. Lagu itu adalah lagu penting dari mini-album mereka yang namanya ‘Positive’ yang launching pada bulan April kemarin. MV dari lagu ‘Shine’ ini mempunyai jumlahnya pemirsa di Youtube sekitar 100 juta serta membuatnya MV Pentagon dengan jumlahnya pemirsa paling banyak semenjak kiprah mereka.

3. Seventeen-Thanks

Boy grup asal Pledis Entertaiment, yaitu Seventeen, memulai tahun 2018 dengan meluncurkan album istimewa yang berjudul ‘Director’s Cut’. Lagu yang berjudul ‘Thanks’ adalah satu dari empat lagu yang berada di dalamnya.

Seperti umumnya lagu-lagu Seventeen yang lain, lirik lagu ‘Thanks’ dibuat oleh salah satunya anggotanya, yaitu Woozi serta bekerja bersama dengan composer populer, Bumzu.

4. Blackpink-Ddu Du Ddu Du

Blackpink, keluarkan salah satunya lagu paling fantastis mereka pada tahun 2018, yaitu ‘Ddu-ddu-ddu-ddu’. Lagu itu kuasai tangga musik di beberapa negara serta mendapatkan predikat all kill atau tempati rangking pertama di semua tipe tangga lagu.

MV dari lagu ‘Ddu-ddu-ddu-ddu’ jadi MV yang dari musisi Korea yang terbanyak dilihat di Youtube. Sampai November 2018, MV dari lagu ‘Ddu-ddu-ddu-ddu’ yang diupload di Youtube dilihat oleh lebih dari 518 juta pemirsa.

5. G-Idle-Latata

Pada tahun 2018, Cube Pertunjukan mendebutkan girl grup yang namanya G-Idle. Group yang beranggotakan enam orang itu, keluarkan lagu kiprah mereka yang berjudul ‘Latata’. Mengangkat ide girl crush, MV dari lagu ini sudah mempunyai pemirsa sekitar 82 juta di Youtube.

Baca Juga : Midwest – Pembuat Film John Ford

6. iKon-Love Scenario

Boy Group asal YG Pertunjukan, iKon, keluarkan karya pertamanya pada tahun 2018 dengan lagu yang berjudul Love Scenario. Lagu ini langsung jadi trend saat pertama-tama dikeluarkan serta membuatnya jadi salah satunya nominasi ‘Song of The Year’ di beberapa acara penghargaan.

Disamping itu, MV dari lagu ini jadi MV iKon dengan jumlahnya pemirsa terbanyak di Youtube, yaitu beberapa 219 juta pemirsa. Lagu ini dinyanyikan oleh iKon saat mereka tampil di acara pembukaan Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Stadion Penting Gelanggang olahraga Bung Karno, Jakarta.

7. Twice-Dance The Night Away

Salah satunya girl grup yang tengah naik daun, yaitu Twice, lakukan comeback ke-3 mereka pada tahun 2018 dengan lagu yang berjudul ‘Dance The Night Away’. Lagu ini mengangkat ide summer vibes serta ambil latar MV di pantai. Sampai November 2018, MV dari lagu ini sudah dilihat oleh 135 juta pemirsa di Youtube.

8. BTS-Idol

Pada tahun 2018, BTS kembali keluarkan karya yang mengguncangkan jagat musik bukan hanya di Korea, dan juga di penjuru dunia. Berduet dengan rapper terkenal, Nicky Minaj, BTS keluarkan karya yang berjudul ‘Idol’. Bukan hanya tangga musik di Korea, lagu ini tempati tempat yang lumayan tinggi di tangga lagu Billboard.

9. IZ*ONE-La Vie en Rose

IZ*ONE adalah girl group yang datang dari acara survival yang diselenggarakan oleh Mnet, yaitu Produce 48. Girl group yang beranggotakan 12 orang ini, lakukan kiprahnya di akhir bulan Oktober 2018 dengan lagu yang berjudul ‘La Vie en Rose’. Lagu itu adalah lagu penting dari album mereka yang namanya ‘COLOR*IZ’.

Album ‘COLOR*IZ’ sukses terjual sekitar lebih dari 125 ribu keping, serta jadikan IZ*ONE jadi salah satunya girl group yang paling sukses jual keping album mereka pada tahun 2018 sesudah Twice serta Blackpink.

10. Exo-Tempo

Boy group asal SM Pertunjukan, EXO, lakukan comeback pada awal bulan November dengan lagu yang berjudul ‘Tempo’. Lagu ini langsung tempati tempat paling tinggi di beberapa tangga musik tidak lama sesudah dikeluarkan.

Lagu ini jadi sinyal kembalinya salah satunya anggota mereka, yaitu Lay, yang awalnya pilih untuk bersolo karier di China.

Itu 10 lagu K-pop paling baik pada tahun 2018 versus penulis. Versimu?

Midwest – Pembuat Film John Ford

Midwest adalah untuk The Pines dan Monument Valley untuk pembuatan film John Ford. Hamparan dataran dan tak berujung dari Iowa asli band ini sekaligus pengaturan, karakter dalam, dan renungan di balik lagu-lagu di album baru mereka, Above The Prairie. Penulis lagu David Huckfelt dan Benson Ramsey-yang bersama dengan saudara laki-laki Benson Alex membentuk format trio tur band-kerajinan musik mereka dengan mata tajam pembuat film untuk detail dan membingkai, memadukan atmosfer surgawi, halus dengan atmosfer kaya, vokal hangat dan instrumen akustik bersahaja. Ini minuman yang mencekam yang menuntut kehadiran total Anda, membawa Anda ke foto-foto musik dan lirik yang dilukis dengan jelas.

“Hampir semua lagu di album itu berada di antara pengambilan pertama dan ketiga,” kata Huckfelt. “Itu masalah menangkap kinerja dan melestarikan semangat, tidak kehilangan energi semangat dari lagu-lagu dalam rekaman musik mereka.”

“Ini semacam cara yang berisiko untuk bekerja,” tambah Ramsey, “tapi kami kembali ke Iowa dan baru melakukannya dalam tiga hari dan itu sudah cukup. Hampir seperti foto. “

Sama seperti foto di sampul album-yang menggambarkan pemandangan malam yang menakjubkan dari padang rumput terbuka lebar yang terlihat dengan kabin-kabin yang hancur dan terbengkalai di bawah galaksi bintang-bintang yang sangat luas – lagu-lagu di Above The Prairie sekaligus membangkitkan luasnya ruang, tanpa henti berlalunya waktu, keindahan Bumi, dan kesepian yang tak terhindarkan untuk menghuninya.

Dalam beberapa hal, Above The Prairie mungkin terdengar seperti upaya untuk berhubungan kembali dengan masa lalu, untuk menangkap nuansa tanah dan komunitas masa muda mereka, tetapi lagu-lagu itu tampaknya lebih mencerminkan ketidakmungkinan upaya seperti itu di zaman modern. .

“Orang bilang kamu tidak bisa melangkah di sungai yang sama dua kali,” kata Huckfelt, “tetapi kamu bahkan tidak bisa melangkah di sungai yang sama sekali, karena perubahan adalah satu-satunya yang konstan. Rumah bukan rumah yang sama yang kamu ingat, dan Anda tidak punya waktu sebentar untuk mengatur napas untuk memikirkannya. “

Itu adalah sentimen yang meresapi album dan menjadi hidup dengan jelas di lagu penutup rekaman, “Time Dreams,” sebuah puisi yang ditulis dan dibaca oleh penduduk asli Amerika yang terkenal.

Aktivis / penyair John Trudell dan diatur ke musik oleh The Pines.

“Dia mengartikulasikan beberapa kebenaran mendalam yang beresonansi sepanjang catatan,” kata Ramsey. “Hanya ada keputusan seperti ini dari dunia yang kita jalani sekarang ini. Ada kesepian tentang hal ini, dan ada kebenaran ini yang tidak bisa dipungkiri tetapi tidak ada yang benar-benar ingin membicarakannya.”

“Kami berdua tumbuh di Iowa dalam komunitas pedesaan yang sangat jarang,” tambah Huckfelt, “dan kami menyaksikan kota-kota kami menghilang dan vitalitas hilang, tetapi pada saat yang sama juga tetap tersembunyi, dengan cara yang tak terduga.”

Di atas The Prairie mengeksplorasi tempat-tempat tersembunyi, dari “Lost Nation” – instrumental yang digerakkan oleh synth ditulis oleh Alex dan dinamai sebuah kota Iowa dengan populasi kurang dari 500-ke “Villisca,” suara latar lain yang menampilkan pipa Uilleann dan berjudul untuk sebuah Komunitas Iowa yang hidup di bawah awan tak menyenangkan dari pembunuhan kapak tahun 1912 yang terkenal.

“Ada keterpencilan pada catatan dan perasaan,” kata Huckfelt. “Komunitas-komunitas ini kecil, tetapi mereka di luar sana. Ada rumah-rumah dengan orang-orang dan kehidupan yang dihuni di sana, dan kota-kota tempat kita dibesarkan tidak begitu berbeda.”

Menemukan tempat untuk merasa seperti di rumah adalah tema yang sering muncul. Di “Di Mana Sesuatu Yang Liar Masih Tumbuh,” Huckfelt merindukan tempat “melalui pepohonan, melewati kota, di luar cahaya” di mana ia bisa merasa tenang, sementara “Sleepy Hollow” menemukan Ramsey sedang merenungkan perlakuan kita satu sama lain dan planet kita ketika dia melihat ke dalam jurang langit malam, dan “Come What Is” (yang menampilkan Ryan Young dari Trampled By Turtles tentang biola) mencoba untuk menemukan kepuasan pada saat ini.

Pada intinya, semua adalah kesadaran bahwa jika kehidupan ini tidak lebih dari perjalanan singkat di setitik kecil planet yang mengambang di antara bintang-bintang di alam semesta yang tak terbatas, maka tidak ada tindakan yang lebih penting daripada saling mencintai. dan Bumi. Ketika Ramsey menyanyikan “pegang, pegang aku” di pembuka “Aerial Ocean” – yang menyatukan gitar slide yang rimbun dengan gitar yang dipetik dengan lembut dan banjo – itu diulang dalam nada doa yang intim dan khidmat. Narator mungkin bernyanyi untuk seseorang, atau dia mungkin bernyanyi ke padang rumput. Dalam kasus The Pines, dia mungkin bernyanyi untuk mereka berdua.